Senin, 08 Maret 2021

365 Day’s of HESTIA

Tepat satu tahun telah berlalu. Tahun terberat, tahun yang terasa amat panjang dan tahun yang paling dipenuhi rasa sakit. Sangat tidak disangka perpisahan kita memang sebuah kenyataan. Hari ini, Sepanjang hari aku menghabiskan waktu untuk melihat, mendengar dan mengingat seluruh kisah kita dahulu, dalam benaku semua itu seperti baru terjadi kemarin. Mungkin tuhan mengabulkan ucapanku tentang kamu akan selalu mendapat tempat yang istimewa disisiku. Sehingga sampai saat ini, kamu tak pernah jauh dari ingatan aku.

Hestia, Masa itu masih seperti masa terbaik yang disajikan dunia kepadaku, Jika terdapat tempat yang menjual waktu untuk bisa kembali ke masa itu, mungkin aku adalah orang paling miskin di bumi ini karena aku selalu ingin kembali kemasa itu. Masa saat kita selalu bertemu dan saling menguatkan, kisah sederhana yang dapat membuat kita selalu merasa terhibur dan bahagia. Melupakan semua penderitaan dan keterbasan waktu yang kita miliki. Kamu, adalah orang pertama yang mengenalkanku tentang apa arti sebuah kebahagiaan besar atas cinta.

tidak seperti saat ini, aku sangat ingin kembali kemasa itu, saat dimana kita memiliki banyak harapan, banyak harapan tentang masa depan bersama, harapan untuk mencapai Praha, Praha disore itu lalu kita berhenti sejenak untuk menikmati secangkir Caffe Latte dan Vietnam Drip hangat sambil bersyukur bahwa semua penderitaan atas perjalanan hidup yang berat ini telah kita lalui, dan kita akan selalu bersama menuju keabadian yang tak akan pernah ada kata perpisahan.

Hestia, semoga kedamaian dan ketenangan selalu bersama kamu. Semoga orang yang saat ini hati manismu percayakan cintanya bisa selalu membahagiakan kamu. Tetaplah menjadi orang yang baik dan jangan pernah putus asa atas segala ketetapan dunia ini padamu. Duniamu saat ini sudah jauh lebih baik dari masa itu, tetaplah jadi orang yang hebat dan menjaga 2 malaikat kecilmu itu sampai ia bisa tumbuh dengan mandiri seperti janjimu saat itu padaku. Terlalu banyak penderitaan dan air mata yang dikorbankan atas kebahagiaan mereka. Jika tuhan tak merestui untuk kamu menepati janji selalu sayang padaku selamanya, aku harap kamu dapat berusaha sekuat hati menepati janjimu untuk selalu peduli dan menjaga 2 malaikat kecil itu.


Salam rindu matahariku,

Love U Most 3200 Hestia’m ku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan sebuah klarifikasi

Sadrah.. Mungkin kata itu adalah benar untuk menggambarkan segala yang kau rasa. Perlu kau ketahui memang hal itu benar adanya dan tak perna...